jump to navigation

BANGKIT, LAWAN KORUPSI ! Desember 31, 2008

Posted by moneng in Uncategorized.
Tags:
2 comments

wordpress-slank

TUTUP TAHUN DENGAN SPIRIT BARU

Bangkit dan Lawan Korupsi !

Piss…

KOMITMEN SEORANG MANUSIA PEMBELAJAR Desember 4, 2008

Posted by moneng in Uncategorized.
2 comments
  • aku adalah pembelajar di universitas besar kehidupan
  • di mana aku berdiri sendiri berhadap-hadapan dengan tuhanku
  • aku merenungi hakikat penciptaanku
  • di sana, di semesta-Mu,
  • aku akan melakukan perjalanan ke dalam jiwaku
  •  
  • aku adalah pembelajar di universitas besar kehidupan
  • di mana aku belajar untuk menerima tanggung jawab
  • pertama berusaha untuk menjadi diriku sendiri
  • dan bukan yang lain
  • untuk menolak ditentukan, didikte, dipaksa oleh yang bukan diriku
  • siapapun, atau apapun itu,
  •  
  • lalu aku bertanya,
  • siapakah dan apakah aku ini?
  • dari mana aku berasal dan kemanakah aku akan pergi?
  • apakah yang mampu dan harus aku lakukan sebagai karmaku?
  • dan apakah ayang akan dan bisa ku tinggalkan di dunia ini?
  • dan kepada siapakah aku harus percaya?
  • selain kepada-Mu?
  •  
  • lalu, aku berjanji,
  • aku akan mencari jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan itu
  • dengan mencari pengetahuan sepenuh hasrat
  • dengan merancang bangunan kehidupanku sendiri
  • sekokoh-kokohnya, dengan segenap kemauan dan kejujuranku
  • dengan keberanian menyatakan perbedaan, dengan semakin manusiawi
  • lalu setia, sampai mati
  • Padang, 10 April 2005
  • berani dan bertanggung jawab

    berani dan bertanggung jawab

MAU SENDIRI ATAU BERSAMA? Desember 4, 2008

Posted by moneng in Uncategorized.
add a comment

 

Dalam banyak aktifitas tidak semua hal bisa dikerjakan sendiri, juga sebaliknya. Namun, dalam banyak hal kebersamaan hampir selalu menuai kemudahan dan keindahan. Kerjasama yang dilakukan secara “bersama” atau secara tim membutuhkan iniasiatif, stimulatif, dan tentu partisipasi semua orang.

Menurut Brian Clegg dan Paul Biorch dalam buku Instan Team Work semua orang tahu bahwa tim merupakan sesuatu yang perlu. Coba saja menggunakan “kerja tim” hanya sebagai suatu slogan; tentu tidak akan berhasil. Setiap buku pelajaran manajemen, setiap komentar pertandingan sepak bola, setiap komunikasi perusahaan terus menerus berusaha menekankan bahwa tim itu paling baik. Bandingkanlah antara pemain tim dan “perorangan” mana yang akan lebih baik? Lihatlah tim-tim yang ada, pasti akan Anda temukan sesuatu yang kurang sempurna.

Manfaat teoritis dari sebuah tim dapat dirangkum dalam satu kata sinergi. Sinergi pada mulanya merupakan istilah biologi, yang menggambarkan cara penggabungan bagian-bagian tubuh yang berbeda yang menghasilkan sesuatu yang lebih dari sekedar penggabungan bagian-bagian tersebut. Akhir-akhir ini, istilah tersebut juga sering digunakan untuk sekelompok orang yang sering mengabungkan diri dalam cara yang sama. Kerja tim diharapkan akan menggabungkan bakat individu untuk mendapatkan sesuatu yang lebih daripada yang mungkin dihasilkan setiap individu secara terpisah. Kita semua dapat memikirkan bahwa contoh-contoh tersebut benar. Akan tetapi, ada baiknya memikirkan juga kasus-kasus dimana penggabungan suatu tim memiliki pengaruh negative. “Tim” mungkin saja memiliki sesuatu yang tersirat, yang sangat positif, tetapi “komite” (seekor unta merupakan kuda yang didisain oleh komite) dan “rapat” (bukan rapat lain; yang saya lakukan adalah menghadiri satu rapat ke rapat yang lainnya) sangatlah berbeda.

Seringkali hasil penggabungan sekelompok orang bukannya memberikan sinergi tapi malah kekacauan. Kemungkinan terbaik penggabungan tersebut bisa saja membosankan setiap orang sehingga mereka memberikan kontribusi yang minimum. Yang terburuk, akan ada tekanan secara aktif terhadap munculnya gagasan baru dan pemborosan waktu yang sangat mencolok. Apakah ini berarti semua kepura-puraan kita tentang tim itu salah? Pada keadaan tertentu memang demikian,.

Ada beberapa kegiatan yang akan lebih baik dilaksanakan secara individu. Akan tetapi, umumnya, dan sudah pasti dalam konteks bisnis, tim dapat memberikan manfaat nyata. Kesulitannya ialah, Bagaimana Anda dapat membuat tim tersebut bekerja sama? Akan sangat membantu bila kita mengetahui apa yang membuat suatu tim pecah.

Sebuah organisasi yang baik adalah terdiri dari orang-orang yang mampu mengorganisir diri dan perangkat organisasi dalam sebuah team work. Yaitu, orang-orang yang bisa berada dalam kelompok untuk melakukan pekerjaan secara sendiri atau bersama untuk mencapai satu tujuan bersama. Tim yang baik adalah tim yang mempunyai anggota dengan talenta dan loyalitas serta dedikasi yang mengutamakan kepentingan kelompok daripada kepentingan pribadi atau individu.

silahkan menulis… Juni 6, 2008

Posted by moneng in Uncategorized.
add a comment

puti 

Nah, lho : Bisa, kan?

 

Ada banyak orang berpikir, namun tidak banyak yang mampu dan sempat menuliskannya. Kadang dalam bicara dan berdiskusi, apa saja bisa mengalir deras dari mulut kita. Bahkan tak jarang kita kekurangan waktu untuk meneruskannya. Sehingga orang cenderung senang beretorika daripada berteori atau menyampaikan sesuatu dalam tulisan.

 

Ketika akan menulis sering kita berpikir dari mana harus memulainya. Namun ketika bicara atau pembicaraan yang sering kita lakukan, bisa mengalir begitu saja tanpa harus ada mukadimah. Nah, bagaimana cara menuliskan setiap apa yang kita pikir dan bicarakan? Tulis saja, begitu praktisi penulisan menyuruhnya. Menulis ya menulis, jangan takut untuk menuangkan apa yang ada dalam pikiran untuk menjadikannya sebuah tulisan. Terlepas dari hasil baik buruknya, yang penting tulis!

 

Kualitas tulisan bukan ditentukan dari siapa yang menulis, namun dari proses apa dan bagaimana dia menulisnya. Hasil terbaik, biarlah pembaca yang menilainya. Baik buruk pun, serahkan pada mereka. Tugas penulis hanyalah menulis dan menuangkan apa yang dipikirkan dalam bentuk sajian tulisan, bagaimana pun modelnya.

 

Ada berbagai cara orang menuangkan ide, pikiran dan imajinasinya dalam bentuk tulisan. Baik dalam penulisan fiksi atau non fiksi, semua bisa dilakukan. Tergantung pada bagaimana dia meramu dan menjadikannya sebuah sajian yang enak di baca. Paling tidak, untuk dirinya sendiri. Kemampuan menulis dan meramunya menjadi sebuah alat yang efektif untuk mempengaruhi orang tentu membutuhkan jam terbang yang tidak sedikit.

 

Tuliskan apa yang anda pikirkan, jangan pikirkan apa yang akan anda tuliskan- demikian sebagian penulis memotivasi para pemula. Biarkan mata pikir dan mata baca anda yang menentukan tata bahasa dan estetikanya. Jadikan, karya tulis anda sebagai alat penyampai mata pikir dan mata hati anda. Layaknya sebuah diary atau catatan harian. Modelnya terserah anda. Mau puitis seperti Kahlil Gibran, mau provokatif seperti Widji Tukul, atau mau seperti Tan Malaka yang inspiratif. Silahkan!

 

Boleh, boleh saja anda menggunakan dan mengutip tulisan termasuk pikiran orang lain untuk memancing imajinasi dan inspirasi penulisan anda. Namun, ada baiknya tetap yang anda tulis adalah buah pikiran anda, dong. Saya termasuk orang yang mudah terpengaruh dan terpancing dalam mendengar dan melihat ‘kehebatan’ orang. Namun, sangat sombong dan angkuh untuk mengutip tulisan orang. Walau kadang saya berpikir pasti akan ada kemiripan yang akan terpampang dalam setiap tulisan saya. Toh, pada dasarnya apa yang menjadi ide dan pikiran manusia menurut saya mirip semua. Hanya cara dan kemampuan serta kesempatan menyampaikannya saja yang berbeda-beda. Begitu cara saya, memaafkan kepemulaan saya. Sombong dikit, gak apa lah….

 

Nah, tunggu apa lagi….

 

Jakarta, 27 Mei 2008

dilarang merokok Juni 6, 2008

Posted by moneng in Uncategorized.
1 comment so far

 

KORUPTOR DILARANG MEROKOK

 

Perjalanan panjang pemberantasan korupsi bagi banyak kalangan masih dinilai belum berhasil, kalau tidak mau dibilang gagal. Belum banyak perubahan yang terjadi, kecuali hidup yang makin hari makin sulit. Rakyat kecil menjerit, sementara orang kaya terus mendapat subsidi dari pemerintah melalui berbagai program yang digulirkan.

 

Langkah pencegahan yang dilakukan tentu dengan segala daya dan upayanya, tidak serta merta mampu merubah negeri ini menjadi negeri yang betul-betul bersih dari korupsi. Berbagai jargon dan himbauan untuk tidak melakukan korupsi bagi penyelenggara negara mulai dari pejabat sampai pegawai rendahan, hanya menjadi hiasan di dinding-dinding kantor, layak layaknya larangan untuk tidak merokok di tempat umum. Korupsi jalan terus, merokok apa lagi, nah lho…

 

Ada persamaan antara larangan tidak korupsi dengan larangan merokok dilihat dari aspek kerugiannya. Korupsi bagaimanapun cara dan modusnya, hanya akan menguntungkan segelintir orang bahkan mungkin seorang pelakunya saja. Begitupun dengan merokok, senikmat apapun dan se-terkenal apapun mereknya rokok, hanya akan dinikmati oleh si perokok saja – lain tidak. Namun dampak dan efeknya bagi orang lain disadari atau tidak, bisa meluas bahkan mampu mengakibatkan rusaknya satu generasi.

 

Percaya atau tidak, dalam setiap bungkus rokok, iklan layanan, dan tajuk tentang rokok menyebutkan bahwa merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin. Pemerintah malah mewajibkan setiap perusahaan rokok mencantumkannya dalam kemasan rokok termasuk iklannya.

 

Lantas, apa hubungan antara tidak merokok dengan tidak korupsi ?

 

Mari kita cari benang merahnya, bahwa ternyata sebagian besar pelaku korupsi kecil, sebutlah sebangsa pungli misalnya, tidak segan-segan menyebut permintaan mereka dengan sebutan uang rokok, meski kadang meeka bukan perokok.

 

Lain lagi prilaku koruptor yang tertangkap dan siap dimasukkan bui, walau bukan perokok untuk mengobati gundah dan shock’nya tanpa disuruh mereka akan merokok membabi-buta sebagaimana mereka membabi-buta juga menyabot uang rakyat.

 

Uang hasil korupsi, melayap kemana-mana sebagaimana asap rokok yang membubung ke segala arah, mengenai lsecara angsung atau tidak langsung orang-orang di sekelilingnya. Perlahan namun pasti racun yang dihasilkan oleh asap rokok akan menjadi bencana bagi penghisapnya, begitupun korupsi, jika dibiarkan berlarut-larut maka akan menimbulkan dampak yang luar biasa. Wallahu’alam bissawab.

 

Jakarta, 28 Mei 2008

 

 

 

Hello world! Juni 6, 2008

Posted by moneng in Uncategorized.
1 comment so far

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!